Hasil pencarian untuk: mengatasi anak susah makan

laperma.co.id – Untuk bunda yang memiliki balita yang berusia 2 tahun lebih, dan mempunyai masalah susah makan yang mungkin juga dialami oleh kebanyakan bunda lainnya diluar sana. Beberapa keluhan bahkan menyebutkan kalau si kecil hanya mau mengonsumsi susu tertentu saja dan tidak mau makan nasi sama sekali selama beberapa bulan berikut ini adalah beberapa tips yang bisa bunda coba untuk mengatasi anak susah makan nasi.

Tips Mengatasi Anak 2 Tahun Susah Makan Nasi

Bunda bisa mencoba terlebih dahulu untuk menyajikan variasi makanan untuk si kecil, memberikan makanan dengan menu yang berbeda dengan menu makan biasanya yang bunda berikan, disajikan dengan bentuk makanan yang menarik, dan jangan mudah menyerah untuk tetap menawarkan kepada si anak meskipun ia sudah pernah menolaknya. Mudah-mudahan si kecil bisa beradaptasi dengan makanan yang bunda berikan dalam beberapa kali pemberian.

Penting bagi bunda untuk tetap memastikan bahwa si kecil sudah mendapatkan nutrisi yang mencukupi kebutuhannya, dan berikut adalah beberapa hal yang menjadi penyebab anak tidak mau makan nasi:

  • Si kecil sudah mengonsumsi jenis cemilan padat kalori sebelum makan makanan yang Anda tawarkan, hal inilah yang menyebabkan ia tidak merasa lapar. Seperti ngemil coklat, permen, minuman ringan, snack dll. ada baiknya untuk bunda agar dapat mengatur waktu pembelian cemilan atau selingan makanan untuk menghindari hal ini. Jangan lupa pula untuk memberikan makanan yang sehat seperti sayur kukus, keju, potongan buah, yoghurt, cake dan es krim.
  • Karena sudah minum susu dalam jumlah yang banyak. Dalam kebanyakan keluarga, susu merupakan salah satu makanan yang dianggap bisa menggantikan posisi makanan utama seperti sayur dan nasi, hal ini dikarenakan mereka beranggapan pemberian susu bisa memberikan asupan untuk si kecil daripada tidak mengonsumsi apapun. Perlu untuk Anda ketahui bahwa setelah berusia 1 tahun, susu bukanlah menu yang wajib, hal ini dikarenakan dengan mengonsumsi susu hanya akan memenuhi kebutuhan fosfor dan kalsium saja, sedangkan nutrisi tersebut sebenarnya sudah bisa Anda dapatkan dari makanan sehari-hari seperti ikan, buah dan sayur-sayuran, jadi mulailah melatih si kecil dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan untuk dapat memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya.
  • Anak kecil terkenal dengan sifatnya yang mudah bosan, tidak jauh berbeda dengan point yang pertama, agar Anda memberikan asupan makanan yang bervariasi, baik dalam penyajian maupun ragam jenis makanannya. Hal ini akan dapat menambah selera makan si kecil.

Si kecil yang sudah berusia 2 tahun adalah masa aktif-aktifnya bermain dan mengeksplorasi dunia sekitarnya, dan si kecil akan dengan mudahnya menganggap jam makan itu sangat mengganggu kegiatannya. Untuk mengatasi hal semacam ini Anda hanya perlu menyelipkan jam makan pada aktivitasnya, semisal ketika sedang menonton TV anda bisa menyuapinya atau pada saat ia sedang bermain anda juga bisa melakukannya.

Sebenarnya Anda tidak perlu khawatir pada anak yang sudah berusia 2 tahun karena tidak mau makan, karena perlu diingat bahwa ketika ia sudah merasa lapar, maka dengan sendirinya ia akan tahu bahwa makan adalah solusi mengatasi rasa laparnya. Jadi tetaplah kreatif menyajikan makanan untuk si kecil, jalin komunikasi dengannya dengan baik dan teruslah belajar menjadi orang tua yang mengerti apa keinginannya setiap saat dan senantiasa bersabar menghadapinya.

laperma.co.id – Kebanyakan masalah anak susah makan akan terjadi ketika usia anak masuk dalam fase batita, ketika sudah secara penuh terlepas dari ASI dan ia mulai rutin mengonsumsi jenis makanan padat, ia akan semakin mengenal beragam varian rasa makanan dan juga minuman. Pada tahap ini, anak akan mulai mengembangkan preferensi pada makanan, ia kemudian akan mampu memilah makanan yang ia sukai dan mana makanan yang tidak ia sukai.

Jika si kecil susah makan, tidak sedikit orang tua akan selalu merasa khawatir atau bahkan sampai frustasi karena tidak mengerti apa yang harus dilakukan untuk membuat si kecil menjadi doyan makan kembali, hal ini tentu saja akan berbeda jika si kecil selalu melahap makanan yang bunda hidangkan, tidak perlu adanya “pemaksaan” dalam mengonsumsi makanan lagi kan?

5 Tips untuk Mengatasi Anak Susah Makan Nasi

Untuk si kecil yang selalu pilih-pilih makanan sehari-hari, mungkin ke 5 tips dibawah ini akan bisa membantu bunda ketika si kecil mulai pemilih makanan dan tetep susah mengonsumsi makanan yang bunda sajikan.

  • Tidak Ada Paksaan

Cara ini berada pada urutan yang pertama ya bund, karena banyaknya tips yang mungkin sudah bunda baca dan juga sudah di coba tapi masih saja si kecil tetap pada pendiriannya “tidak mau makan nasi”. Cobalah untuk selalu bersikap tenang menghadapi si kecil yang tidak mau makan nasi. Tanyakan baik-baik kenapa sih ia tidak mau makan, lalu coba tawarkan alternatif makanan lain yang menurut bunda juga dapat memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya, karena kalau dengan memaksanya untuk mengonsumsi makanan yang ia tidak sukai, justru akan membuat ia memberikan kesan buruk pada makanan yang bunda paksakan itu.

  • Pola Makan Teratur

Hal ini yang paling sering tidak dilakukan oleh kebanyakan orang tua, yaitu dengan menerapkan pola makan yang teratur dan sama setiap harinya. Cara seperti ini kebanyakan manjur untuk mengatasi anak yang susah makan, yah, meskipun si kecil menolak makanan ketika jadwal makannya tiba, namun pada waktu selanjutnya, pada hari selanjutnya lama kelamaan ia akan paham bahwa pada waktu tertentu pasti akan tersedia makanan yang ia harus makan. Dan ketika ia sudah terbiasa dengan rutinitas tersebut, masalah susah makan bisa teratasi.

  • Variasi Menu Makanan

Kebanyakan anak punya sifat yang cepat bosan, dan tidak terkecuali terhadap makanan yang ia konsumsi. Ketika ia sudah bosan pada makanan tertentu, maka tentu saja ia tidak mau menyantapnya. Untuk mengatasi hal ini, memvariasikan jenis makanan perlu untuk bunda lakukan, berikan makanan yang beragam dan berbeda-beda setiap harinya, tapi ingat, variasi makanan ini tentu saja dengan tetap memperhitungkan nutrisi yang terkandung dalam makanan yang bunda sajikan sehingga kebutuhan nutrisi dan vitamin harian si kecil tetap dapat terpenuhi dengan baik untuk menunjang tumbuh kembangnya.

  • Tidak dengan Porsi Berlebih

Meskipun bunda mementingkan kandungan nutrisi agar dapat terpenuhi setiap hari, bunda tidak perlu menyajikan semuanya dalam satu porsi makanan, karena itu akan membuat porsi makanan yang tidak sedikit. Kebanyakan anak akan merasa ogah makan melihat jumlah makanan yang banyak, jadi ada baiknya untuk menyajikan dalam porsi yang lebih sedikit, dan akan lebih baik jika sudah habis ia mau nambah satu porsi lagi.

  • Menggunakan Alat Makan Khusus

Tips selanjutnya adalah tidak hanya variasi pada porsi makanan atau jenis makanan. Tapi lebih ke alat yang digunakan untuk makan, yah, piring, sendok atau gelas yang digunakan oleh si kecil. Menggunakan alat makanan yang menarik, dengan warna atau bentuk yang disukai oleh si kecil akan menambah suasana makan menjadi menyenangkan sehingga si kecil akan lebih suka ketika waktu makan tiba dan mau mengonsumsi makanan yang disajikan bersamaan dengan alat makanan yang ia sukai tersebut.

Saat si kecil menolak makanan yang bunda tawarkan, belum tentu karena ia tidak menyukai makanan tersebut, tapi bisa jadi memang ia belum merasa lapar, atau karena sebab lain, semisal dikarenakan sakit sehingga tidak ada nafsu makan, nah disinilah peran penting orang tua untuk tetap memperhatikan apa yang terjadi pada anaknya.


Incoming Search:

cara mengatasi anak susah makan nasi usia 2 tahun | cara mengatasi anak susah makan nasi usia 1 tahun | cara mengatasi anak susah makan nasi dan sayur | mengatasi anak balita susah makan nasi

Anak yang susah makan? Adalah kondisi yang seringkali dialami oleh banyak orang tua. Dan kecemasan orang tua mengenai kondisi seperti itu tentulah wajar. Memiliki anak yang sehat, aktif serta memiliki otak yang cerdas adalah menjadi harapan dari setiap orang tua. Si kecil yang dalam masa pertumbuhan tentu akan sangat membutuhkan banyak kalori agar bisa melakukan kegiatan secara aktif. Pertumbuhan si kecil bahkan dapat terganggu jika kondisi tubuhnya kekurangan kalori dan juga akan lebih rentan terhadap serangan berbagai macam penyakit.

[spoiler title=’Daftar Isi’ style=’default’ collapse_link=’false’]

  1. Vitamin B9 untuk Atasi Anak Susah Makan
  2. Vitamin B12 untuk Atasi Anak Susah Makan
  3. Vitamin A untuk Atasi Anak Susah Makan
  4. Vitamin D untuk Atasi Anak Susah Makan
  5. Vitamin K untuk Atasi Anak Susah Makan
  6. Zinc untuk Atasi Anak Susah Makan
  7. Asam Folat untuk Atasi Anak Susah Makan
  8. Zat Besi untuk Atasi Anak Susah Makan
  9. Yoghurt untuk Atasi Anak Susah Makan
  10. Multivitamin-B dan B-Kompleks untuk Atasi Anak Susah Makan
  11. Enzyplek untuk Atasi Anak Susah Makan
  12. Probiotik untuk Atasi Anak Susah Makan
  13. Chyproheptadine untuk Atasi Anak Susah Makan

[/spoiler]

Pada umumnya, kondisi saat anak susah makan seringkali dialami oleh anak balita (rentan usia 2 sampai 5 tahun). Padahal saat usia tersebut adalah termasuk dalam periode emas si kecil dalam proses tumbuh kembangnya. Nah, karena itulah orang tua tentu akan melakukan berbagai macam cara supaya bisa mengembalikan selera makan si kecil. Memberikan suplemen serta vitamin adalah termasuk salah satu usaha yang kemudian akan diambil oleh kebanyakan orang tua dan ini tentu saja bertujuan agar dapat mengatasi masalah anak susah makan ini. Memberikan asupan suplemen serta vitamin dipercaya bisa menjadi solusi untuk meningkatkan nafsu makan pada anak.

Baca Juga: Tips Mengatasi Anak Susah Makan menurut Psikologis

Seperti kita ketahui, bahwa Vitamin adalah senyawa organik yang begitu penting dalam proses metabolisme tubuh anak. Vitamin ini sendiri tidak bisa diproduksi oleh tubuh. Yang artinya bahwa tubuh tidak akan dapat dapat mengeluarkan vitamin sendiri. Lalu untuk memperoleh asupan vitamin yaitu dilakukan dengan cara mengkonsumsi makanan yang menjadi sumber vitamin atau dengan melalui pemberian asupan suplemen. Walaupun sebenarnya kebutuhan tubuh terhadap adanya vitamin ini termasuk dalam jumlah yang relatif sedikit, namun jika terjadi kekurangan vitamin maka metabolisme tubuh juga akan terganggu dan dapat menyebabkan tubuh mudah diserang berbagai macam penyakit.

Berikut adalah 15 daftar jenis asupan vitamin yang bisa diberikan untuk menambah nafsu makan anak.

15 Vitamin untuk Menambah Nafsu Makan Anak

15 Vitamin untuk Menambah Nafsu Makan Anak
Source: Pixabay.com

1. Vitamin B9 untuk Atasi Anak Susah Makan

Vit-B memiliki fungsi untuk dapat membantu pertumbuhannya, perkembangan serta akan bermanfaat untuk fungsi tubuh lain. Vitamin-B9 atau biasa dikenal dengan istilah Folid Acid telah terbukti bisa membantu untuk meningkatkan nafsu makan anak. Ketika sudah ada di dalam tubuh Vit-B9 berguna untuk memecah protein serta akan membangun protein. Tidak hanya memiliki khasiat untuk meningkatkan nafsu makan anak saja, ternyata vitamin jenis ini juga akan membantu dalam menstimulasi asam dalam saluran pencernaan anak, serta akan berkhasiat dalam pembentukan sel darah merah. Vitamin-B9 dapat diberikan berbentuk suplemen atau dengan mengkonsumsi banyak jenis sayuran hijau, mengkonsumsi gandum, asupan dari makanan berupa kacang kacangan, buah-buahan seperti jeruk berbentuk jus jeruk, hati dan kerang.

2. Vitamin B12 untuk Atasi Anak Susah Makan

Vitamin-B12 sendiri akan berfungsi untuk memproduksi sel darah merah, kemudian juga akan berguna dalam memproses vitamin-B9, turut membantu mengubah makanan menjadikannya energi, juga dapat menjaga sistem syaraf tubuh anak. Gejala kekurangan vitamin B12 pada anak akan mengakibatkan si anak mengalami penurunan selera makan, inilah yang menyebabkan anak menjadi malas dan susah sekali dalam menyantap makanan. Vitamin-B12 juga dapat diperoleh dari mengkonsumsi makanan seperti ikan salmon, kemudian susu, makanan berupa daging dan telur.

Baca Juga: 4 Cara Alami Mengatasi Susah Makan pada Anak

3. Vitamin A untuk Atasi Anak Susah Makan

Dalam sebuah penelitian menjelaskan bahwa menjadi salah satu penyebab menurunnya selera makan pada anak adalah karena kekurangan Vit-A. Vitamin-A inilah yang akan berguna dalam menjaga kesehatan mata juga menjaga kesehatan kulit serta menjaga nafsu makan anak. Dan untuk memaksimalkan khasiat dari Vit-A untuk menjaga selera makan si kecil, gunakanlah dosis pemberian sesuai takaran. Karena jika Vit-A diberikan dengan dosis yang berlebihan justru akan menimbulkan efek buruk tubuhnya. Dengan mendatangi posyandu misalnya, agar si kecil bisa mendapatkan tambahan suplementasi jenis ini. Selain dengan pemberian langsung Vit-A, anda juga bisa memberikannya asupan Vitamin-A melalui asupan makanan yang mengandung Vit-A seperti yang terdapat dalam wortel, tomat, sayuran berupa brokoli, dan juga buah-buahan seperti alpukat, melon atau dari buah pepaya.

4. Vitamin D untuk Atasi Anak Susah Makan

Vitamin-D memiliki fungsi yang juga sangat penting untuk tubuh, vitamin-D akan berfungsi untuk membantu penyerapaan pada kalsium, zat magnesium, zinc, zat besi dan juga Vitamin-A. Sedangkan memperoleh kandungan Vit-D anda bisa memberikan asupan konsumsi makanan yang mengandung Vitamin-D seperti konsumsi susu sapi, konsumsi ikan, konsumsi jus jeruk dan juga bisa berjemur di sinar matahari. Untuk mendapatkan Vitamin-D dari berjemur ada baiknya berjemur antara pukul 7 sampai dengan pukul 9 pagi.

5. Vitamin K untuk Atasi Anak Susah Makan

Vitamin-K juga dapat menyebabkan hilangnya selera makan pada anak, kekurangan Vit-K juga akan menjadi salah satu penyebab lemahnya tulang, kekurangan Vitamin-K akan membuat tubuh menjadi lemah dan lesu, menjadi mudah memar dan juga adanya pertumbuhan yang lambat. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan Vit-K pada si kecil, anjuran terbaik adalah dengan mengkonsumsi sebanyak kurang lebih 30 mikrogram per harinya. Asupan makanan yang banyak mengandung Vitamin-K contohnya berupa sayuran berdaun hijau, plum, asparagus dan juga kedelai.

Baca Juga: Tips Mengatasi Susah Makan pada Anak Usia 8 Bulan

6. Zinc untuk Atasi Anak Susah Makan

Kekurangan Zinc juga bisa menjadi penyebab menurunnya selera makan pada anak. Zinc adalah senyawa yang akan berperan dalam pembentukan organ tubuh, dan zat ini tentu akan menjadi sangat penting untuk pertumbuhan. Zinc akan berguna untuk pembentukan otot, rambut, dan juga kulit. Memperbanyak asupan makanan yang mengandung Zinc, semisal gandum, labu, sea food dan juga kacang mete agar kebutuhan akan zinc terpenuhi setiap harinya. Konsultasikanlah dengan dokter kepercayaan anda terlebih dahulu jika ingin memberikan asupan tambahan suplemen zinc kepada si kecil.

7. Asam Folat untuk Atasi Anak Susah Makan

Riset membuktikan bahwa dengan meningkatkan asupan dan konsumsi asam folat juga akan membantu mengembalikan nafsu makan pada anak. Ada baiknya untuk anda sebagai orang tua untuk memberikan asupan makanan yang tinggi kandungan asam folatnya, seperti makan hati asam, sayuran hijau, buah jeruk, sayur brokoli dan juga kacang-kacangan. Tanpa saran dari dokter sebaiknya jangan pernah mencoba memberikan suplemen asam folat pada si kecil.

8. Zat Besi untuk Atasi Anak Susah Makan

Anemia zat besi yang dialami oleh si kecil ditandai dengan adanya penurunan nafsu makan. Penyakit yang pada umumnya disebabkan oleh kekurangan kadar zat besi disebut dengan Anemia Gizi Besi (AGB). Untuk memperoleh Zat Besi bisa dengan memberikannya asupan makanan yang banyak mengandung zat besi tentunya, seperti makan daging, ayam atau ikan. Sedangkan untuk memberikan asupan suplemen zat besi pada anak-anak tidak dianjurkan sama sekali, kecuali jika anda mendapatkan saran atau izin dari dokter.

9. Yoghurt untuk Atasi Anak Susah Makan

Yoghurt adalah jenis makanan yang menyehatkan karena memiliki kandungan probiotik yang alami. Produk dari olahan susu ini memang memiliki kandungan kalsium yang juga dapat meningkatkan nafsu makan serta meningkatkan kekebalan atau sistem imun pada tubuh anak. Yoghurt sendiri adalah jenis minuman yang pembuatannya melalui proses fermentasi, jenis minuman ini akan sangat baik untuk pencernaan lambung dikarenakan yoghurt dapat menekan pertumbuhan bakteri jahat dalam usus.

Baca Juga: Tipe Makanan yang Bisa Meningkatkan Nafsu Makan Anak

10. Multivitamin-B dan B-Kompleks untuk Atasi Anak Susah Makan

Jenis Multivitamin yang satu ini adalah untuk mengatasi berkurangnya selera makan pada anak,selain itu. Vitamin-B Kompleks akan sangat berperan menjadi sumber energi bagi tubuh si kecil, juga dalam kesehatan fungsi sarafnya, kemudian dapat menjaga pencernaannya, menjaga kesehatan rambut serta kuku. Vitamin-B kompleks merupakan jenis vitamin yang mudah larut dalam air, namun perlu untuk anda perhatikan, bahwa jenis vitamin ini tidak bisa digunakan dalam dosis yang berlebihan karena akan dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang lain berupa asam urat, penyakit kolesterol tinggi dan juga adanya gangguan pada kulit. Tidak hanya itu saja, konsumsi yang berlebihan dan tidak terkontrol dapat bahkan dapat menyebabkan timbulnya gangguan jantung dan hati. Vitamin-B kompleks dapat anda peroleh dengan cara mengkonsumsi suplemen yang disertai resep dari dokter ahli.

11. Enzyplek untuk Atasi Anak Susah Makan

Merupakan jenis vitamin yang akan berkhasiat untuk melancarkan gangguan pencernaan seperti perut kembung, begah, terlalu sering sendawa dan juga sering buang gas. Adanya gangguan semacam ini tentu saja akan dapat menyebabkan mengurangi nafsu makan anak. Dan dengan memberikan asupan tambahan suplemen enzyplek, anda dapat mengurangi gangguan pencernaan yang sudah disebutkan tadi. Untuk mendapatkan Enzyplek di dijual bebas apotik walau tanpa disertai resep dokter.

12. Probiotik untuk Atasi Anak Susah Makan

Probiotik akan berperan dalam menjaga kesehatan pencernaan dalam tubuh. Probiotik pada dasarnya berasal dari mikro organisme yang di dalamnya terdapat bakteri baik bagi pencernaan. Dan dengan menjaga kesehatan dalam pencernaan tentu saja hal ini akan berdampak pada nafsu makan anak yang akan kembali pulih.

13. Chyproheptadine untuk Atasi Anak Susah Makan

Sebenarnya Chyproheptadine adalah jenis obat-obatan yang akan berkhasiat dalam mengatasi alergi, ruam kemerahan, gatal-gatal dan juga pembengkakan. Namun dalam sebuah penelitian lain mengatakan bahwa dengan mengkonsumsi Chyproheptadine dalam dosis yang tepat, hal ini akan sangat membantu untuk meningkatkan nafsu makan anak.

Memilih Suplemen Nafsu Makan Anak yang Baik

Memilih Suplemen Nafsu Makan Anak yang Baik
Source: Pixabay.com

Nafsu makan anak memang sulit sekali untuk ditebak. terkadang, nafsu makan anak bisa meningkat, sehingga sebagai orang tua tentu saja senang ketika melihat anak mau makan dengan lahapnya. Namun, terkadang nafsu makan anak bisa turun tidak di sangka-sangka. Sebenarnya hal semacam ini mungkin adalah hal yang normal terjadi. Lalu kemudian pada saat selera makan anak menurun? Apa yang harus anda lakukan? Apakah Anak boleh diberi vitamin untuk menambah nafsu makannya?

Penyebab Mengapa Anak Susah Makan?

Seperti yang dijelaskan pada sebelumnya, bahwa nafsu makan anak yang menurun merupakan hal yang normal, asalkan hal ini tidak berlangsung dalam waktu yang terlalu lama. Pada umumnya, yang menyebabkan nafsu makan anak berkurang adalah karena kondisi si anak yang sedang sakit atau sedang tidak enak badan. Sakit semisal saat demam, sakit pilek, sakit flu, sakit tenggorokan, sakit perut, diare, pusing ataupun sakit yang lainnya, hal ini bisa saja membuat nafsu makan anak menjadi menurun.

Baca Juga: 4 Cara Alami Menambah Nafsu Makan Anak

Tidak hanya disebabkan karena kondisi anak yang tidak fit seperti diatas, selera makan pada anak bisa menurun juga saat ia sedang kesal, sedih ataupun saat ia marah. Semisal ketika saat anak kurang tidur atau pada saat anak sedang dalam kondisi marah dikarenakan ada permintaannya yang tidak dituruti oleh kita orang tua dan berbagai sebab lainnya.

Apakah Anak Membutuhkan konsumsi Suplemen atau Vitamin?

Pada dasarnya tidak semua anak akan membutuhkan mengkonsumsi suplemen atau vitamin, seperti dengan memberikan vitamin penambah nafsu makan anak. Karena ketika nafsu makannya baik, ia tidak membutuhkan tambahan suplemen vitamin sama sekali, dikarenakan semua kebutuhan nutrisi hariannya sudah ia dapatkan dari mengkonsumsi makanan yang beragam.

Namun, anak dalam kondisi tertentu, seorang anak mungkin saja dirasa perlu diberikan asupan suplemen vitamin tambahan, seperti pada kondisi dibawah ini:

  • Anak yang tidak mau makan secara teratur dan tidak pula mendapatkan asupan makanan dengan gizi yang seimbang
  • Anak yang begitu pemilih dalam mengkonsumsi makanan, karena pemilihnya itulah sehingga dia tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup
  • Anak yang dalam kondisi medis kronis, seperti karena adanya penyakit asma atau karena masalah pencernaan
  • Anak yang terlalu banyak mengonsumsi jenis makanan cepat saji atau jenis makanan olahan, ini menjadikannya kurang mendapatkan asupan makanan segar
  • Anak dalam kondisi pola makan vegetarian, atau anak dalam keadaan diet terbatas lain
  • Anak yang terlalu sering dan terlalu banyak minuman bersoda, hal ini membuatnya kekurangan asupan vitamin dan mineral

Kemudian Jika si kecil tidak selera makan, sebaiknya rayulah terlebih dahulu pelan-pelan agar ia mau makan, dan ingat, jangan sampai anda memaksanya. Buatlah suasana menyenangkan pada saat jam makan tiba, ini akan membuat ia akan menikmati makanannya. Cobalah juga untuk menyediakan makanan yang disukainya agar ia tetap mau makan, serta cobalah untuk membatasi jajanan snack agar ia tidak kekenyangan saat makan besar tiba.

Jika yang sudah disebutkan diatas sudah dilakukan dan dicoba semua, namun selera makan si kecil tidak kunjung meningkat, mungkin Anda dapat memberikan vitamin penambah nafsu makan untuknya, agar dapat merangsang nafsu makannya.

Menentukan Vitamin Penambah Nafsu Makan Anak

Beberapa hal yang perlu untuk dipertimbangkan saat akan memilih vitamin penambah nafsu makan anak diantaranya:

  • Pilihlah suplemen vitamin yang cocok dan sesuai dengan usia serta kebutuhan anak anda.
  • Perhatikan juga kandungan dalam suplemen tersebut. Ada baiknya untuk memilih suplemen yang tidak menyediakan lebih dari 100% kebutuhan vitamin dan mineral harian si kecil. Karena suplemen yang banyak mengandung vitamin serta mineral menggunakan dosis tinggi justru akan membahayakan kesehatan anak.
  • Pilihlah suplemen vitamin yang bukan berbentuk permen dan juga yang tidak banyak mengandung gula. Hal ini adalah untuk antisipasi, karena dikhawatirkan si anak menganggap suplemen tersebut adalah permen, dan nanti ia akan ingin mengkonsumsinya lagi dan lagi. Dan jika hal ini terjadi, tentu saja akan menyebabkan asupan vitamin dan mineral yang berlebihan dan ini tidak baik. Namun jika Anda terpaksa memilih suplemen yang berbentuk seperti permen, ada baiknya jauhkan dari jangkauannya dan tidak hanya itu saja, berilah penjelasan kepada si kecil bahwa itu bukan permen.
  • Pilihlah suplemen vitamin yang sudah terdaftar dan juga sudah lulus sertifikasi BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).

Perlu untuk anda ketahui, walaupun si kecil sudah diberikan asupan tambahan suplemen vitamin, anda sebagai orang tua tetap dianjurkan untuk merayu anak agar dapat mengkonsumsi makanan dengan kandungan gizi seimbang. Karena bagaimanapun, khasiat dan kebaikan dari vitamin serta mineral yang alami yang dalam sayur dan buah tidak dapat tergantikan.


Incoming Search:

anak susah makan | anak susah makan nasi | anak susah makan sayur | anak susah makan apa penyebabnya | anak susah makan sayur dan buah | anak susah makan apa solusinya | anak susah makan umur 2 tahun | anak susah makan setelah disapih | anak susah makan karena asi | anak susah makan saat sakit batuk

Memasuki fase anak mulai senang bermain dari pada makan, merupakan hal yang sudah biasa bagi para orang tua. Akan tetapi kita sebagai orang tua tidak boleh hanya tinggal diam, harus ada upaya untuk Mengatasi Anak Susah Makan Umur 1 Tahun.

(more…)

Salah satu faktor yang menyebabkan anak susah makan adalah faktor psikologis, seperti kondisi rumah tangga yang bermasalah, suasana makan yang kurang menyenangkan, tidak pernah makan bersama orangtua, dan sebagainya.

Cara mengatasi anak susah makan ini harus dilihat secara detail apa faktor penyebabnya, apabila secara medis tak ada masalah, biasanya anak yang sulit makan akan dirujuk kepada psikiater/psikolog. (more…)

Sorry, No Posts Found