Pertumbuhan Anak 1 Tahun

Pertumbuhan Anak 1 Tahun

Pertumbuhan Anak adalah masa terpenting yang harus selalu diperhatikan oleh orang tua. Setelah anak melewati masa tumbuh dan kembangnya didalam janin, kini anak akan dapat mengenal dunia dan beradaptasi dengan lingkungan sekitanya setelah anak lahir hingga beberapa bulan kedepanya.

Perkembangan kemampuan dasar anak sangat berkolerasi dengan pertumbuhan dan juga akan berlangsung secara berurutan. Membuat rangsangan pada tumbuh kembang anak secara optimal harus dilakukan secara menyeluruh dari semua aspek kemampuan anak dan sesuai dengan umurnya.

Pertumbuhan anak dapat ditandai dengan bertambahnya ukuran jumlah sel dan jaringan interseluler dalam tubuh anak. Atau bisa juga diartikan sebagai bertambahnya ukuran fisik anak serta struktur tubuhnya secara keseluruhan atau hanya sebagian saja. Sehingga dapat diukur dengan satuan panjang dan juga berat.

Sedangkan perkembangan adalah bertambahnya struktur dan fungsi tubuh lebih kompleks, yang kesemuanya bisa dilihat dari kemampuan dalam bergerak kasar, gerak halus, bahasa, bicara, kemandirian dan cara mereka bersosialisasi.

Pertumbuhan dan perkembangan terjadi secara simultan. Dan semuanya merupakan hasil dari interaksi kematangan susunan saraf pusat dengan organ yang dipengaruhinya. Namun dalam pertumbuhan dan perkembangan anak ada beberapa aspek perkebangan yang terjadi sangat pesat. Perkembangan dan Pertumbuhan Anak 1 Tahun dapat di lihat dari bentuk tubuh, berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, lingkar dada, lingkar lengan, dan lain lain.

Pertumbuhan Anak 1 Tahun

Pertumbuhan Anak 1 Tahun

Untuk memperkirakan berat badan anak tetap normal (dalam kilogram), dapat menggunakan rumus dari Richard E. Behrman, yaitu sebagai berikut :

  1. Lahir : 3,25 kg
  2. 3-12 bulan : umur (bulan) + 9) : 2
  3. 1-6 tahun : umur (tahun) x 2 + 8
  4. Sementara, perkiraan tinggi badan si Kecil, adalah:
  5. 1 tahun: 1,5 x tinggi badan saat lahir
  6. 4 tahun: 2 x tinggi badan saat lahir
  7. 6 tahun: 1,5 x tinggi badan saat umur 1 tahun

Perkembangan Motorik

Perkembangan motorik dibagi menjadi dua, yaitu motorik kasar dan motorik halus. Motorik kasar merupakan gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau seluruh anggota tubuh. Sementara, motorik halus adalah gerakan yang menggunakan otot-otot halus. Seperti, menggengggam benda, memindahkan benda dari tangan,dan lain sebagainya. Tahapan tumbuh kembang anak yang baik adalah yang sesuai dengan tahapan usianya (milestones).

Usia balita merupakan golden age atau masa keemasan anak. Untuk memahami aspek perkembangan dan Pertumbuhan Balita, perlu diketahui prisnsip tentang stimulasi tumbuh kembang anak terlebih dahulu. Stimulasi tumbuh kembang pada balita merupakan kegiatan untuk merangsang kemampuan dasar balita agar dapat tumbuh secara optimal. Setiap balita perlu mendapatkan stimulasi rutin sedini mungkin. Stimulasi tumbuh kembang pada balita dapat dilakukan oleh orang tua. Kekurangnya stimulasi dapat menyebabkan penyimpangan tumbuh kembang pada balita bahkan gangguan yang menetap Mom.

Dalam melakukan stimulasi tumbuh kembang balita, ada beberapa prinsip dasar yang perlu diperhatikan yakni :

  1. Stimulasi dilakukan dengan dilandasi rasa cinta dan kasih sayang.
  2. Selalu tujukkan sikap dan perilaku yang baik, karena anak akan meniru tingkah laku orang-orang yang terdekat dengan anak.
  3. Berikan stimulasi sesuai dengan kelompok umur anak.
  4. Lakukan stimulasi dengan cara mengajak anak bermain, bernyanyi, bervariasi menyenangkan, tanpa paksaan dan tidak ada hukuman.
  5. Lakukan stimulasi secara bertahap dan berkelanjutan sesuai umur anak, terhadap 4 (empat) aspek kemampuan dasar anak.
  6. Gunakan alat bantu atau permainan yang sederhana, aman dan ada disekitar anak.
  7. Berikan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan.
  8. Berikan selalu pujian bila perlu hadiah atas keberhasilannya.