Makanan untuk Bayi 12 Bulan yang Susah makan

Makanan untuk Bayi 12 Bulan yang Susah makan

Kini tanpa terasa buah hati Mama sudah memasuki usia 8 bulan yang setiap tumbuh kembangnya tidak ingin terlewatkan begitu saja. Tahukah Mam diusia 8 bulan, bayi mengalami begitu banyak pertumbuhan dan perkembangan yang luar bisa dan sayang untuk dilewatkan. Makanan Bayi 8 Bulan Keatas pun tak luput dari perhatian.

Perbanyaklah meluangkan waktu bersama anak di usia ini, dengan begitu dapat membangun hubungan emosional antara Mama dan bayi, dan juga Mam dapat dengan mudah untuk mengawasi kesehatan bayi yang berhubungan dengan tumbuh kembangnya.

Makanan yang Mam berikan adalah menjadi faktor utama untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya. Namun ketika menginjak usia 11 bulan bayi akan mulai menolak makanan yang diberikan. Hal ini membuat Mam selalu was-was. Akibatnya berat badan anak semakin menurun. Padahal seharusnya bayi mendapatkan asupan gizi yang lebih untuk meningkatkan perkembangan dan pertumbuhannya.

Pada usia 11 bulan, bayi membutuhkan energi sebesar 650 kkal. Mam bisa memberikan dari menu makanan yang variatif dari nasi putih, nasi merah, kentang, jagung. Berikut vitamin yang di butuhkan bayi :

  • Protein.

Protein yang diperlukan anak pada usia ini adalah 16 gram yang kesemuanya dapat didapatkan dari jenis ikan, unggas,telur atau makanan dengan protein nabati yaitu tahu,tempe dan jenis kacang-kacangan.

  • Kalsium.

Selain memberikan asi ekslusif, kalsium dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan gizi yang cukup besar yaitu 400 mg, anda dapat memilih sayuran dan buah yang memiliki kalsium, seperti sayurann hijau, apel merah, pepaya, alpukat, kiwi dan pisang.

  • Zat besi.

Zat besi sangat dibutuhkan untuk perkembangan bayi dibanding dengan nutrisi lainnya yaitu sebesar 8 mg. Jika bayi mengalami kekurangan zat besi akan mengakibatkan pertumbuhan bayi terganggu, seperti mempengaruhi kecerdasan.

Makanan Bayi 11 Bulan Yang Susah Makan

1. Pilihlah makanan yang sesuai dengan bentuk gigi bayi.

Umumnya diusia 11 bulan gigi bayi sudah tumbuh meskipun belum sempurna. Mam bisa memberikan buah yang dipotong kecil-kecil (cincang kasar) dan sudah matang dengan sempurna sehingga dapat memudahkan bayi dalam mengunyah makanannya.

2. Buatkan tim kentang.

Buah kentang sangat bermanfaat sekali karna dapat meningkatkan sistem imun, menjaga kesehatan bayi, dan sebagai sumber energi.

3. Buatlan cemilan sehat.

Diusia ini bayi suka sekali ngemil, dengan begitu Mam bisa memanfaatkan untuk memberikan cemilan sehatĀ untuk anak, misalnya kue keju, sereal, yogurt, buah segar dan kentang goreng.

Makanan untuk Bayi 12 Bulan yang Susah makan

Makanan untuk Bayi 12 Bulan yang Susah makan

Perkembangan dan pertumbuhan bayi 15 bulan tidak secepat ketika usia 1 tahun pertama. Dan berat badannya menjadi dua kali lipat dibandingkat berat badan saat lahir.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, bayi 15 bulan harus diberi vaksin MMR atau Measles (campak), Mumps (radang kelenjar air liur), dan Rubella (campak jerman) dosis pertama. Dan juga bayi harus diberikan vaksin Pneumococcal conjugate vaccine (PCV), dan Haemophilus influenzae type b (Hib). Dan Pneumococcal adalah penyebabk radang paru, infeksi telinga dan sinus. Dan Hib dapat menimbulkan beberapa penyakit seperti radang tenggorokan, radang selaput otak (meningitis), dan infeksi paru.

Penyakit yang sering muncul adalah pilek dan batuk , infeksi telinga, serta masalah saluran pencernaan (muntah, diare). Tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit tersebut, antara lain menghindari paparan zat kimia seperti asap rokok, memberikan nutrisi yang cukup dan juga Menjaga kebersihan diri.

Makanan Bayi 15 Bulan juga harus sangat di perhatikan, berikut beberapa daftar makanan sehat untuk bayi 15 bulan :

1. Ikan

Ikan mengandung protein yang tinggi. Tidak hanya itu, ikan juga mengandung vitamin D, asam lemak omega-3, DHA, dan EPA. Beberapa nutrisi bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan otak serta dapat peningkatan kemampuan berpikir si Kecil. Seperti ikan salmon, ikan tuna, dan ikan kembung.

2. Kerang

Kerang mengandung protein yang baik untuk dikonsumsi semua usia. Kerang mengandung semua jenis asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh. Kerang juga kaya akan vitamin larut lemak (A, D, E, dan K) serta vitamin larut air (B1, B2, B6, B12, dan niasin. Kerang merupakan sumber utama mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti iodium (I), besi (Fe) dan seng (Zn). Keunggulan lain dari kerang yaitu kadar lemak total dan lemak jenuhnya yang rendah, sedangkan kadar asam lemak tak jenuhnya (omega-3) cukup tinggi.

3. Brokoli

Brokoli mengandung asam folat, vitamin C, dan serat makanan dalam jumlah banyak. Brokoli juga mengandung beberapa senyawa antikanker.

4. Kembang kol

Kembang kol merupakan tumbuhan sumber protein, vitamin, dan mineral. Kandungan dalam kembang kol yaitu vitamin C, tiamin, asam folat, riboflavin, niasin, kalsium, besi, magnesium, fosfor, dan seng dan merupakan sumber serat makanan yang baik.

5. Pisang

Pisang merupakan buah yang kaya akan karbohidrat dan mengandung banyak vitamin A. Kandungan mineral di dalam pisang adalah kalium.

6. Pepaya

Pepaya mengandung banyak beta karoten, vitamin C, folat, kalium, dan serat. Kandungan Enzim papain didalam pepaya dapat mengurai protein dan produksi lendir, termasuk lendir yang menyumbat hidung saat si Kecil pilek.

7. Susu dan produk olahannya

Susu dan produk olahannya, seperti keju dan yogurt, mengandung kalsium dan vitamin D yang baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Di dalam yogurt, terkandung vitamin A, B, D, dan E.