Kesehatan Balita dan Anak Usia Dini

Kesehatan Anak Usia Dini merupakan pondasi untuk usia-usia selanjutnya. Usia 0-8 tahun juga biasa di kenal dengan Golden Age, yaitu sebuah kondisi anak mengalami perkembangan fisik dan psikis yang sangat pesat.

Perkembangan anak sangat dipengaruhi dari kesehatan anak. Maka orang tua sangat dituntut selalu memperhatikan Gizi dan Vitamin yang dibutuhkan anak. Usia dini merupakan masa dimana anak akan mengeksplor dan menggali segala kemampuanya.

Pada dasarnya karakteristik anak adalah aktif, tidak mau diam, memiliki keingintahuan besar, penjelajah tangguh, dan lain sebagainya. Ketika anak dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, orang tua hendaknya selalu memperhatikan kesehatan dan gizi anak, agar anak dapat tumbuh sesuai dengan usianya.

Sesungguhnya intensitas pemeliharaan dalam Kesehatan Anak Usia Dini lebih tinggi dari orang dewasa, karena anak usia dini belum mandiri dan masih membutuhkan bantuan dari orang lain.

Perawatan kesehatan anak diusia dini dapat diawali dari pemberian makanan yang sehat dan menjaga kebersihan. Memberikan makanan yang sesuai dengan kebutuhan Gizi anak dapat meningkatkan Kesehatan Anak.

Berikut beberapa tips menjaga Kesehatan Bayi :

Jemur bayi di pagi hari

Sinar mentari pagi dipercaya dapat mengurangi bilirubin menjadi suatu senyawa yang larut dalam air dan dapat dikeluarkan sebagai urine, dan juga dapat menghangatkan tubuh bayi. Cukup jemur bayi selama 10-15 menit sebelum jam delapan pagi.

Siapkan botol susu ketika bayi tidur

Botol susu dingunakan untuk meringankan tugas anda saja sebagai orang tua. Karena hal ini bisa membuat anda jadi lebih praktis ketika bayi terbangun dari tidurnya.

Mandikan bayi dengan air hangat

Jika bayi dimandikan dengan air dingin dapat membuat pembakaran dan juga metabolisme tubuh bayi meningkat sehingga makanan yang ada dalam tubuh bayi menjadi habis untuk mengatur suhu tubuhnya. Dan juga bayi bisa kehabisan tenaga dan akhirnya bayi mudah sakit.

Memberikan vitamin pada bayi

Mam bisa memberikan vitamin tambahan ke pada bayi jika pola makan bayi cenderung kurang baik. Dan berikanlah vitamin yang sesuai dengan kebutuhannya.

Berikut 10 hal yang harus orang tua ketahui demi menjaga kesehatan bayi. Yaitu :

  1. Jangan pernah tinggalkan bayi sendirian. Meninggalkan bayi sendirian tanpa pengawasan bisa menimbulkan bahaya yang tak pernah diduga sebelumnya.
  2. Jangan menyepelekan kesehatan anak. Anak adalah prioritas utama dibandingkan apapun. Bila anda mendeteksi gejala yang tak biasa pada anak makan segera konsultasikan pada dokter dan jangan pernah berspekulasi.
  3. Jangan abaikan tangisan bayi. Pada tahun-tahun pertama bayi mudah sekali menangis. Ketika bayi menangis bisa saja ia sedang lapar, sakit, atau butuh diapersnya diganti. Ketika bayi menangisa tidak seperti biasanya, cobalah teliti dan minta ahli kesehatan untuk membantu memerikasanya.
  4. Jangan abaikan ekspresi bayi. Bayi belumlah bisa untuk berbicara, akan tetapi bukan berarti ia tidak mampu untuk mengekspresikan diri. Dengan memberi respon secepat mungkin terhadap reaksi bayi dapat mempererat bonding antara orangtua dan bayi.

Setelah anak sudah menginjak usia Anak-anak, hal utama yang harus diperhatikan adalah Kesehatan Anak. Dan juga sering terjadi picky eater pada Anak atau hanya suka makanan tertentu. Orang tua harus bisa menyiasatinya.

Kesehatan Balita dan Anak Usia Dini

Kesehatan Anak dan Anak Usia Dini

Berikut hal yang bisa Mam lakukan dalam menyiasatinya :

  • Minum, pelepas dahaga.

Selain makanan asupan cairan buat anak sangat diperlukan. Sumber cairan penting untuk anak-anak adalah air putih, susu, dan jus buah. Agar Anak tidak keburu kenyang berikan susu setelah makan.

  • Bersih di sana, bersih di sini. 

Fisik prima tak hanya datang dari makanan saja. Kebersihan diri juga harus dijaga lho Mam. Ketika Anak usia 2-3 tahun umumnya sudah bisa mencontoh orang lain. Untuk itu Mam bisa membiasakanlah Anak untuk Mandi, Gosok gigi, Cuci tangan dan Cuci kaki.

Setiap hari, sebaiknya biarkan anak bergerak minimal 1 jam (jumlah akumulatif). Tapi, jangan sampai berlebihan. Manfaat yang bisa diambil bagi Kesehatan Anak, antara lain:

  1. Aliran darah menjadi lancar
  2. Membuat daya tahan tubuh lebih baik.
  3. Mengurangi risiko kegemukan dan metabolisme tubuh jadi oke.
  • Istirahat.

Anak yang memiliki gangguan pada tidurnya dikhawatirkan proses pengeluaran hormonnya akan terganggu. Akibatnya, dapat terjadi gangguan pertumbuhan, seperti mengganggu pembentukan sistim kekebalan tubuh Anak, proses belajar dan daya ingat.

Untuk itu, biasakanlah Anak tidur siang sekitar 1-2 jam. Total dalam sehari, Anak membutuhkan 12-14 jam waktu tidur.

  • Imunisasi ulangan.

Setelah Anak merayakan ulang  tahunnya yang  pertama, ingat Mam bahwa sudah waktunya kembali untuk melengkapi imunisasi seperti imunisasi influenza, campak gondongan rubella dan cacar air.

Karena Pada Anak usia 15 – 18 bulan, ada ulangan ke-4 imunisasi wajib Polio dan DTP dan imunisasi yang dianjurkan, yaitu Hib dan Pneumokokus (PVC). Pada usia 2 tahun, Anak dapat diberikan imunisasi Hepatitis A dan Thyphus. Tujuan imunisasi adalah agar zat kekebalan tubuh Anak terbentuk, sehingga risikonya mengalami penyakit yang bersangkutan lebih kecil.