Kenapa Anak Balita Susah Makan

Kenapa Anak Balita Susah Makan

Fisik prima dan daya tahan tubuh maksimal akan membuat kuman penyakit enggan mendekati balita dan Kesehatan Anak Balita akan selalu terjaga.

Caranya untuk menjaga kesehatan anak sebenarnya tidak sulit. Berikut 6 kiat menjaga kesehatan balita.

  • Jangan Abaikan Makan.

Idealnya balita mendapat asupan zat gizi seimbang agar mempunyai daya tahan tubuh yang cukup untuk menangkal penyakit. Hal ini bisa diperoleh dari makanan yang mengandung ketiga golongan bahan makanan, yakni zat tenaga (karbohidrat dan lemak), zat pembangun (protein) dan zat pengatur (vitamin dan mineral).

  • Picky Eater atau hanya menyukai makanan tertentu.

Jangan khawatir Mam, Anda bisa kok menyiasati balita yang suka pilih-pilih makanan dengan memasukkan daging ayam, sayur sawi, timun, udang ke dalamnya, atau buatlah bentuk makanannya dalam bentuk yang menarik.

  • Minum Pelepas Dahaga.

Selain makanan  asupan cairan balita juga harus diperhatikan. Sumber cairan penting adalah susu, air putih dan juz buah.

Lingkungan Bersih.  Fisik yang prima tidak hanya datang dari makanan. Kebersihan diri juga harus selalu dijaga. Seperti, Mandi sebaiknya biasakan 2 kali sehari.  Gosok gigi, Cuci tangan, dan Cuci kaki.

Anak sebaiknya bergerak minimal 1 jam (jumlah akumulatif) setiap harinya. Akan tetapi, jangan berlebihan pula. Manfaat kesehatan tubuh balita, antara lain:

  1. Aliran darah menjadi lancar.
  2. Membuat daya tahan tubuh lebih baik.
  3. Mengurangi risiko kegemukan dan metabolisme tubuh pada tubuh anak.
  4. Buatlah anak untuk Istirahat yang cukup. Balita yang memiliki gangguan tidur, dikhawatirkan proses pengeluaran hormonnya terganggu. Untuk itu, biasakanlah balita tidur siang sekitar 1-2 jam. Misalnya, setelah balita makan siang.

Perkembangan anak dari hari ke hari amat sangat menakjubkan. Dari bayi lemah yang selalu menggantungkan seluruh hidupnya kepada orang tua, berubah menjadi anak yang sangat pintar. Lika-liku proses perkembangan anak tersebut tidaklah diraih dengan begitu saja, akan tetapi harus diimbangi nutrisi yang bisa mendukung pertumbuhannya.

Bayangkan saja, ketika Mam memiliki anak pintar akan tetapi tidak didukung dengan nutrisi yang baik, tentunya harapan Mam untuk menjadikan anak pintar itu hanya akan menjadi angan-angan semata.

Kenapa Anak Balita Susah Makan

Kenapa Anak Balita Susah Makan

Biasanya beribu pertanyaan Kenapa Bayi Susah Makan, berikut jawabaanya yang ditandai dengan hal-hal sebagaimana berikut:

  1. Ketika Anak mengeluarkan kembali makanannya, hal itu bisa jadi dikarenakan anak masih merasa aneh dan belum terampil mengolah makanannya.
  2. Anak selalu menyembur makanannya ketika disuapi.
  3. Anak akan menutup rapat-rapat mulutnya ketika Mam menyuapinya.
  4. Anak menolak makanan yang disuapkan kepadanya dengan menepis makanan tersebut.
  5. Anak tidak mengunyah makanannya dan tidak menelannya, melainkan hanya mengemutnya.

Jangan keburu kesal dulu ya Mam jika mendapati anak susah makan. Cari tahu dulu kenapa anak susah makan, kemungkinan anak lagi sakit, sariawan, sedang tumbuh gigi, sakit tenggorokan atau ada gangguan pencernaan. Jika Mam sudah mencari tahu penyebabnya, barulah Mam bisa mencari solusi untuk mengatasinya.

Selain itu, Mam juga bisa memberikanya makanan selingan yakni puree buah yang diblender atau agar-agar yang dicampur dengan susu formula (sufor) dengan sedikit tambahan gula dan diberikan sebanyak 2x dalam sehari.

Berikut tips dan trik dari saya dalam mengatasi masalah susah makan pada anak:

  • Hindari Untuk Memberikan Makanan Kudapan Di Waktu Jam Makan Buah Hati.

Memberikan makan selingan pada anak, seperti jus buah, biskuit sari buah, puree buah, biskuit bubur, sari kedelai, sangat penting untuk anak karena salah satu cara memperkenalkan anak berbagai rasa dan tekstur sejak dini.

  • Sajikan Menu Bervariasi Agar Anak Tidak Bosan.

Bukan hanya orang dewasa yang merasakan bosan terhadap makanan, anak pun bisa merasakan hal yang sama. Sajikan menu yang variatif  setiap harinya agar anak tidak bosan.

  • Ciptakan Suasana Menyenangkan saat Makan.

Dengan menciptakan suasana yang menyenangkan saat makan akan menumbuhkan sikap empati sang anak terhadap lingkungannya.

  • Berikan Tampilan Makanan Yang Menarik.

Makanan yang disajikan dengan kreatif dan cantik dapat menggugah selera makan anak sehingga ia tertarik untuk mencicipi makanan yang tampak enak.

Orang tua mana yang tidak khawatir ketika anak susah makan? Sedangkan makanan merupakan hal terpenting dalam masa pertumbuhan tubuh anak. Makan bagi anak memiliki tiga fungsi, yaitu untuk memenuhi kebutuhan gizi dan energi, edukasi, dan entertainment.

Masalah anak susah makan ini harus segera diatasi, tetapi tidak dengan cara memaksa anak untuk menghabiskan makanan dengan porsi lebih. Cari dulu penyebab Kenapa Anak Susah Makan.

Dilihat dari segi psikologis anak susah makan, berikut penyebabnya adalah :

  1. Cemas

Rasa cemas paling sering dialami anak. Misalnya, cemas berpisah dari orangtua karena berpikir akan terjadi sesuatu yang buruk menimpa orangtuanya, dan sebagainya.

  1. Depresi

Anak yang depresi bisa saja mengalami dua masalah makan yaitu, makan berlebihan/tidak terkendali sehingga membuat obesitas atau malah menjadi sulit makan.

  1. Pola Relasi Yang Tak Bagus Dengan Orangtua.

Ketika anak makan dan rewel, lalu direspons orangtua dengan tidak sabar. Akibatnya, anak jadi susah makan.

Selain itu faktor psikologis yang dapat mengganggu makan anak, kondisi rumah tangga yang bermasalah, suasana makan yang kurang menyenangkan, tidak pernah makan bersama orangtua, maupun anak dipaksa memakan makanan yang tidak disukai, juga tersuk faktor yang menjadi penyebab anak susah makan Mam.