Deteksi Dini Fase Perkembangan Anak

Deteksi Dini Fase Perkembangan Anak

Fase Pertumbuhan Bayi sudah terjadi sejak anak masih dalam kandungan Mam, dan berlanjut hingga anak dewasa nanti. Untuk mengetahui tahan-tahap pertumbuhan anak yang wajar sangat di perlukan perhatian yang khusus.

Pertumbuhan bayi merupakan trending topik bagi para orang tua dari hari kehari. Dengan mengacu setiap tahap-tahap pertumbuhan bayi anda akan lebih mengerti dan memahami jika terjadi hal-hal yang menjadi tanda tanya besar dalam pertumbuhan bayi. Anda sebagai orang tua yang baik tidak perlu cemas jika putra-putri anda mengalami keterlambatan yang wajar karena masing-masing bayi memiliki tahap pertumbuhan dan perkembangan yang berbeda-beda.

Setiap orang tua tentu sering bertanya-tanya mengenai tahap tumbuh kembang anak, apakah perkembngannya sudah sesuai target atau belum. Karena pertumbuhan dan perkembangan anak yang berbeda-beda

Berikut ulasan singkat tentang tahapan Fase Perkembangan Anak. Di tahun pertama perkembangan dan pertumbuhan anak dapat ditinjau dari segi kemampuan motorik kasar, motorik halus, bahasa/kognitif dan sosial. Fase pertumbuhan dan perkembangan pada setiap anak tidaklah sama. Yang perlu setiap orang tua perhatikan adalah proses perkembangan anak bukan batas waktunya.

  • Pertumbuhan dan perkembangan bayi usia 1 bulan

Menggerakkan kepala dari sisi ke sisi pada saat posisi tengkurap

Cengkraman yang kuat

Menatap tangan dan jari-jari

Mengikuti gerakan dengan mata

  • Proses pada bayi bulan ke-2

Menahan kepala dan leher sebentar pada saat telungkup

Membuka dan menutup tangan, pukulan diarahkan tanpa arah

Mulai bermain dengan jari-jari, membuat asosiasi (menangis berarti digendong atau diberi makan)

Tersenyum dengan responsif, mengadakan kontak mata

  • Pertumbuhan bayi usia 3 bulan

Meraih dan mengambil objek, kepala tegak saat digendong, mulai merasakan beban pada kaki

Mengenggam objek dengan tangan, mengisap ibu jari dan meninju

Berguman, memekik

Menirukan anda saat anda menjulurkan lidah, mulai tertawa

  • Perkembangan bayi umur 4 bulan

Mendorong badan ke atas dengan tangan pada posisi telungkup, duduk bertumpu pada lengan

Mengambil objek, menggenggam seperti menggunakan sarung tangan

Tertawa keras, mengamati dengan akurat

Menikmati bermain dan mungkin menangis ketika dihentikan, mengangkat lengan sebagai isyarat “gendonglah aku”

  • Proses pertumbuhan dan perkembangan bayi bulan ke-5

Mulai berguling ke salah satu sisi badan

Belajar memindahkan objek dari tangan yang satu ke tangan yang lain

Meniup raspberry (menyemburkan busa)

Menjangkau mama atau papa dan menangis kalau ditinggal

  • Pertumbuhan dan perkembangan pada bayi usia 6 bulan

Berguling ke sisi kiri dan kanan

Memakai tangan untuk menyambar objek kecil

Berceloteh

Mengenali wajah pengasuh, keluarga dan teman yang sudah akrab

  • Pertumbuhan bayi bulan ke-7

Bergerak sedikit – mulai merangkak

Belajar menggunakan ibu jari dan jari tangan lainnya

Berceloteh dengan cara yang lebih kompleks

Merespon ekspresi emosi orang lain

  • Proses perkembangan bayi bulan ke-8

Duduk tanpa dibantu

Mulai bertepuk tangan

Merespon kata-kata yang sudah akrab, melihat ketika dipanggil

Bermain permainan interaktif seperti cilukba

Deteksi Dini Fase Perkembangan Anak

Deteksi Dini Fase Perkembangan Anak

  • Pertumbuhan bayi bulan ke-9

Mungkin mencoba naik/merangkak ke atas tangga

Menguasai genggaman cubit

Belajar keberadaan objek – bahwa sesuatu ada bahkan kalau mereka tidak dapat melihatnya

Sedang takut-takutnya sama orang asing

  • Perkembangan pada bayi bulan ke-10

Menarik diri untuk berdiri

Menyusun dan mengurutkan mainan

Melambaikan bye-bye dan mengangkat tangan untuk mengatakan “naik”

Belajar memahami sebab akibat. Contoh: saya menangis, mama datang

  • Proses pertumbuhan bayi bulan ke-11

Menjelajah menggunakan perabotan

Membalik halaman saat anda membaca

Memanggil mama atau papa dengan “mama” atau “ dada”

  • Perkembangan bayi bulan ke-12

Berdiri tanpa dibantu dan mungkin memulai langkah pertama. Baca Cara Mengajari dan Melatih Anak Berjalan.

Membantu pada saat dipakaikan baju (memasukkan tangan ke lengan baju)

Mengucapkan kira-kira 2 sampai 3 kata (biasanya “mama” dan”dada”)

Bermain permainan meniru seperti pura-pura sedang nelpon

Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak adalah kegiatan untuk menemukan secara dini adanya penyimpangan pada balita dan anak prasekolah. Dengan ditemukannya secara dini jika ada penyimpangan masalah pada tumbuh kembang anak, maka invertensi jauh lebih mudah di lakukan. Dan jika penyimpangan diketahui terlambat maka akan mempersulit proses intervensinya Mam dan akan sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak.

Ada tiga jenis deteksi dini pada tumbuh kembang anak menurut pakar kesehatan, yaitu :

  1. Deteksi dini penyimpangan pertumbuhan.

Untuk mengetahui status gizi kurang pada anak, gizi buruk, dan pertambahan lingkar kepala (makrosefali dan mikrosefale) pada anak.

  1. Deteksi dini penyimpangan perkembangan.

Yaitu berfungsi untuk mengetahui gangguan pada perkembangan anak seperti gangguan daya lihat dan daya dengar.

  1. Deteksi dini penyimpangan mental emosional.

Yaitu berguna untuk melihat adanya masalah mental seperti, emosional anak, autisme, dan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas anak.