Menjadi Penyebab Susah Makan Anak Berikut Bahaya Mengkonsumsi Banyak Garam dan Gula

Menjadi Penyebab Susah Makan Anak

Mungkin sebagian dari anda sudah mengetahui bahwa salah satu penyebab anak susah makan adalah akibat makanan yang dikonsumsi terlalu manis atau terlalu gurih. Contoh makanan tersebut adalah snack, tentunya jika terlalu banyak mengkonsumsi snack anak cenderung akan mengabaikan makanan pokok seperti sayuran, nasi atau ikan yang yang memiliki peran penting dalam menunjang pertumbuhannya secara optimal.

Saat memasuki awal MPASI sebagian ibu tidak merasa kewalahan dalam memberi makan buah hati mereka. Kesulitan biasanya akan mulai terjadi ketika anak hendak memasuki usia 1 tahun pertamanya yaitu mulai 10 bulan hingga 1 tahun. Bayi 10 bulan susah makan hingga bayi 1 tahun susah makan biasanya dikarenakan beberapa perubahan fisik yang akan berdampak pada nafsu makannya, diantaranya ialah sedang tumbuh gigi.

Berikut adalah dampak bahaya dari kelebihan mengkonsumsi gula dan garam

Menjadi Penyebab Susah Makan Anak

Selain Menjadi Penyebab Susah Makan Anak Berikut Bahaya Mengkonsumsi Terlalu Banyak Garam dan Gula

Garam

  • Kandungan natrium yang hadir dalam garam dapur meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan gagal ginjal pada bayi. Lebih penting lagi, risiko tekanan darah tinggi lebih tinggi pada bayi dan dibandingkan anak-anak yang lebih tua. Hipertensi adalah salah satu penyebab utama serangan jantung dan stroke pada orang dewasa.
  • Kelebihan garam dalam tubuh dapat menyebabkan gagal ginjal. Ginjal bertindak sebagai filter dalam tubuh menghilangkan kelebihan elemen seperti natrium, kalium, fosfor, dll serta mempertahankan tingkat yang diperlukan dari elemen. Tapi, bila kelebihan natrium atau elemen lain akan menghasilkan.
  • Kandungan garam yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan dehidrasi, dan dapat membahaykan Si Kecil.

Gula

  • Dengan menambahkan gula ke makanan bayi Anda, pada dasarnya Anda meningkatkan rasa manis dan membuat Si Kecil menyukainya. Si Kecil akan mudah menolak makanan yang tidak mengandung gula sehingga asupan gula dalam tubuh Si Kecil akan bertambah.
  • Menambahkan gula dalam makanan Si Kecil juga meningkatkan risiko kerusakan gigi. Bakteri mulut bergantung pada sisa makanan di dalam mulut untuk kelangsungan hidup mereka dan gula mungkin makanan terbaik bagi bakteri. Sehingga, bakteri dapat berkembang dan memulai proses kerusakan gigi.
  • Kadar gula tinggi dalam diet bayi Anda dapat meningkatkan risiko diabetes di tahun-tahun mendatang.

Alternatif Penyedap Lain Untuk  Memberi Rasa Gurih dan Manis Selain Garam dan Garam

Si Kecil tetap akan memilih makanan yang memiliki cita rasa seperti manis dan gurih. Untuk itu Mama dapat menambahkan keju, margarin, mentega, aneka ragam racikan bumbu, atau santan agar MPASI terasa lebih enak. Sementara bumbu-bumbu yang bisa digunakan sebagai perasa bubur dapat berupa daun sereh atau batang sereh, bawang merah, bawang putih, daun jeruk, lengkuas, daun bawang, daun pandan, daun salam, dan seledri.