Tips Untuk Mengatasi Anak Yang Susah Makan Sayur

Tips Untuk Mengatasi Anak Yang Susah Makan Sayur

Beberapa orang tua sangat mencemaskan masalah susah makan pada buah hati mereka. Tentunya tidak sedikit cara yang sudah coba dilakuakan untuk mengatasi anak sulit makan. Terlebih untuk mengatasi anak yang susah makan sayur. Saat anak-anak menginjak usia 1 tahun mereka akan rentan mengalami susah makan terutama makan makanan bergizi seperti sayur. Mengatasi anak susah makan sayur memerlukan kesabaran ekstra selain itu juga dibutuhkan kreatiftas Mama dalam mensiasatinya.

Berikut adalah tips mengatasi anak yang susah makan sayur

  • Hidangkan sayur dalam bentuk  lain, misalnya diblender dan dicampurkan dalam adonan tepung  dan telur atau campuran ikan. Sayuran bisa sawi, bayam, wortel atau brokoli hijau.
  • Mengundang teman atau sahabat anak anak dan hidangkan makanan berupa buah dan sayuran  yang menarik, misalnya
  • Sayur taoge dan wortel dicampur kol lalu ditumis dan dibungkus kulit lumpia, goreng  sajikan dalam kondisi hangat. Buatkan saos sendiri .Blender tomat, bawang putih dan campuran satu sendok  tepung maesena untuk pengental. Tambahkan gula dan garam sesuai selera. Panaskan tomat yang sudah di blender di atas nyala api. Aduk sampai kental. Tambahkan satu sendek peres tepung maizena cair.
  • Buat cerita menarik tentang sayuran ,misalnya dongeng tentang rabitto anak kelinci bermata cemerlang seperti contoh di bidan care, atau bisa gunakan tokoh film imajinasi seperti popeye yang suka makan bayam.
  • Sajikan dalm bentuk lain, contohnya  Bayam merah pilih yang lembarannya cukup besar, lumuri dengan tepung beras dan dibumbui lalu digoreng. bila tak ada bayam merah bisa bayam hijau. Jadikan camilan anak sambil bermain.

Tips Untuk Mengatasi Anak Yang Susah Makan Sayur

Tips Untuk Mengatasi Anak Yang Susah Makan Sayur

  • Jadilah contoh yang baik. Nah ini sering kali kita lupakan. Sejak dini ketika anak  diperkenalkan dengan makanan tambahan, orang tua harus memberi contoh untuk tidak memilih makanan tertentu. Tunjukkan pada anak  bahwa orangtua  juga menyukai sayuran dan lauk pauk .
  • Bila perlu sering  -sering memperlihatkan pada anak sejak dini bagaimana menyenangkannya makan sayuran dan lauk.
  • Jangan membuat anak trauma dan merasa tertekan setiap kali makan. Misalnya membentak anak atau memukul anak. Jadikan pengalaman makan sayur dan lauk pauk menjadi sebuah pengalamn menyenangkan.
  • Jangan putus asa, baca tentang makanan alternatif pengganti selain yang sehari hari kita hidangkan tapi tetap punya nilai gisi. misalnya anak bosan nasi, ganti dengan kentang goreng atau  umbi lain yang sejenis, buat nasi kuning rasa gurih, bubur ketan atau beras merah.
  • Buat kue dari  jagung manis  campur wortel yang direbus lalu diblender dan di buat puding. Atau kacang hijau  di blender campur agar agar atau  tepung maesena beri aroma pandan lalu dituang dalam wadah yang unik .
  • Sejak anak mengenal makanan tambahan, kombinasikan aneka hidangan agar bervariasi. Jangan hanya satu atau dua jenis makanan tertentu. Semakin anak mengenal banyak makanan maka anak tak akan mudah bosan.
  • Hidangkan makanan dalam porsi sedikit-sedikit, jangan berharap anak langsung menghabiskan satu porsi seperti orang dewasa.
  • Melatih anak agar makan teratur sesuai jam makan, agar tidak tergoda untuk  makan snack instan,  berikan hidangan selingan diantara jam makan  atau kudapan buatan sendiri  yang mempunyai nilai gisi.