Cara Menyikapi Anak Bayi Yang Susah Makan

Cara Menyikapi Anak Bayi Yang Susah Makan

Pada umumnya semua anak akan mengalami waktu dimana dia akan susah dalam hal makan. Seringkali hal ini membuat orang tua anak khawatir si Kecil akan kurangan nutrisi. Sebenarnya, semua anak yang sehat dan normal yang tidak akan membiarkan dirinya kelaparan. Jadi, jika Anda telah memeriksa anak tidak sakit, tidak tumbuh gigi,
tidak ada sariawan atau gangguan pencernaan, serta anak terus tampak aktif dan bahagia, jadi tidak perlu panik Mam yakinlah anak-anak akan melewati masa ini.

Orangtua perlu lakukan bila anak susah makan adalah mencari tahu penyebab anak menolak untuk makan. Jika tidak menemukan gangguan fisik seperti di atas, maka penyebabnya adalah masalah psikologis. Secara umum, bila bayi susah makan mungkin karena beberapa hal sebagai berikut:

  1. Anak-anak masih belum pengolahan makanan dengan terampil terampil.
  2. Tekstur makanan yang tidak sesuai dengan perkembangannya.
  3. Suasana makan Kurang menyenangkan.
  4. Trauma untuk makan.
  5. Bosan dengan menu, dll

Berikut adalah beberapa gejala anak sulit makan dan cara agar anak mau makan yang mungkin bisa Mama lakukan untuk anak untuk kembali ke selera normal.

  • Menyesuaikan makanan dengan lidah si Kecil

Jika hal ini dilakukan oleh seorang anak baru belajar makan, usia 6 bulan ke atas, mungkin karena organ-organ mulutnya belum terampil dengan makanan atau anak merasa aneh dengan makanan yang relatif baru baginya. Lebih baik tekstur makanan melunakan.

  • Menyemburkan makanannya

Hal ini biasanya terjadi karena organ dimulutnya masih sangat kecil. Baiknya jangan beri dia makanan yang terlalu cair, Mama bisa lebih mengentalkan tekstur makanan si Kecil agar dia tidak.

Cara Menyikapi Anak Bayi Yang Susah Makan

  • Jangan biarkan si Kecil terlalu lama mengenyuh makanan

Agar si Kecil lebih cepat dalam mengunyah makanannya Mama bisa memberikan makanan yang hangat, makanan yang hangat dapat membantunya lebih mudah dalam mengunyah. Untuk anak-anak 1 tahun ke atas dapat ditambahkan sebagai lauk renyah goreng, nugget, kue jagung, atau mungkin hanya bawang goreng sehingga anak-anak didorong untuk lebih agresif menggiling makanan di mulutnya.

  • Diam

Hal ini biasanya terjadi pada anak usia 10 bulan-2 tahun. Kemungkinan penyebabnya adalah keinginan untuk protes. Cari tahu keinginan anak. Cobalah untuk menurutinya dengan cacatan untuk kebaikan dirinya, atau menjelaskan alasan jika keinginanannya itu akan membahayakan sehingga tidak dapat dipenuhi. Dengan bahasa cinta dan konsistensi, maka periode ini bisa dilalui juga.

  • Pemilih Makanan

Anda dapat mengolah makanan yang tidak disukai dalam berbagai bentuk yang menarik, jika si Kecil pemilih dan anti terhadap sayuran Mama bisa menyelinapkan sayur kedalam nugget atau bakso, atau menggabungkan dengan makanan favorit Mama.

Selain itu, Mama juga harus memberinya contoh dan memperlihatkan bahwa Mama pun memakan makanan tersebut dengan perasaan gembira dan ekspresi menunjukkan bagaimana sukacita. Seiring waktu, si Kecil akan mulai mau untuk dibujuk.

Tipe anak susah makan berbeda-beda dan cara mengatasinyapun berbeda pula. Susah makan biasanya baru bisa teratasi hingga 1-2 bulan. Orang tua diminta untuk bersabar, kreatif dan konsisten.