Kiat Mengatasi Anak Yang Sulit Makan Agar Mau Makan

Kiat Mengatasi Anak Yang Sulit Makan Agar Mau Makan

Berbagai cara telah Mama lakukan namun si Kecil tetap tidak mau makan? Beberapa kiat agar anak mau makan juga telah Mama lakukan untuk mengatasi kesulitan makan pada anak? Jangan putus asa dulu ya Mam. berikut akan kami berikan kiat mengatasi anak susah makan.

  • Periksa Kondisi Kesehatan Anak

Meskipun si Kecil mungkin tampak seperti anak-anak yang malas makan pada umumnya, jangan pernah sepelekan ini. Ini perlu diperhatikan karena saat anak terlihat malas makan bisa jadi ini karena dia sedang sakit. Jika dibiarkan tanpa adanya penanganan maka akan mengakibatkan timbulnya beberapa penyakit pada anak, dan yang paling sering terjadi apabila perut si Kecil dibiarkan kosong dalam kurun waktu yang relatif lama maka akan menimbulkan penyakit seperti asam lambung dan sembelit.

Asam lambung dan sembelit dapat terjadi pada anak-anak yang pola makannya tidak beraturan, dan yang paling menghawatirkan apabila hal ini menimpa bayi, dengan penyakit yang serius seperti ini kekebalan tubuh bayi belum mampu untuk melawannya. Berbeda dengan balita, Namun, ini juga tetap membahayakan balita maupun bayi.

Kiat Mengatasi Anak Yang Sulit Makan Agar Mau Makan

Jika Anda merasa buah hati anda mengalami gejala ini maka segera lakukan periksaan ke dokter, faktor lain yang juga menyebabkan anak menjadi sulit makan yang paling umum adalah sedang tumbuh gigi atau sdang kelelahan.

Mengatasi Anak Yang Sulit Makan Agar Mau Makan

  • Memahami Sistem Indra Pengecap Anak

Bagi banyak “picky eaters” pengolahan sensorik memainkan peran besar dalam penolakan mereka terhadap makanan. Sederhananya, jika sesuatu terasa kotor di mulut mereka atau di tangan mereka, mereka tidak akan memakannya. Beberapa reaksi yang ditunjukkan anak-anak saat melakukan penolakan terhadap makanan biasanya, tersedak, menggeliat atau menatap seperti geli terhadap makanan yang hendak anda berikan padanya.

Disisi lain dari spektrum sensorik, seorang anak mungkin tidak dapat membedakan makanan di mulut mereka dengan baik oleh karena itu berikan makanan dengan tekstur lunak seperti kentang tumbuk, keju, dll. Biasanya mereka tidak akan menolak karena mereka tidak dapat memanipulasi dengan baik makanan yang berada  dalam mulut mereka.

  • Mekanika

Yang satu ini mungkin sedikit rumit bagi orang tua untuk mengetahui karena Anda perlu mempertimbangkan seberapa baik anak Anda mengunyah dan menelan makanan mereka. Hal ini tidak berlaku untuk anak yang berusia 2,5 tahun keatas karena pada usia tersebut anak sudah aman untuk makan sendiri.

Tanda-tanda bahwa anak Anda mungkin tidak mengunyah dengan baik adalah: tersedak setelah makanan sudah di mulut mereka untuk beberapa detik atau beberapa menit, menyemburkan makanan setengah dikunyah, atau memuntahkan makanan yang sudah separuh dikunyah. Mereka juga mungkin memiliki kesulitan saat menyusu dan kesulitan mengenal makanan baru. Anak-anak akan mulai menolak untuk memakan makanan karena mereka tidak tahu bagaimana cara mengunyah dengan baik atau mereka takut mereka akan muntah “lagi” saat makan.

  • Jangan Lakukan Pemaksaan

terakhir yang paling penting adalah jangan pernah memaksakan makanan masuk ke mulut anak dengan menjejal-jejalkannya. Ini adalah cara fatal yang akan berdampak sangat buruk bagi anak.